Supaya Anak Pintar Lakukan Hal Mendasar ini

Hal mendasar yang wajib dilakukan supaya anak pintar. Berkaca pada banyaknya kasus anak-anak stres dikarenakan kelelahan, tentunya hal ini menjadi pelajaran penting bagi setiap orangtua dan guru agar lebih memperhatikan kondisi si kecil.

Supaya Anak Pintar Lakukan Hal Mendasar ini

Sayangnya, fenomena tentang sekolah unggulan yang meminta serangkaian tes pada calon peserta didik membuat para wali murid panik. Bagaimana tidak, cara supaya anak pintar yang ditempuh para wali murid cenderung berambisi. Mereka pun memasukkan buah hati untuk mengikuti berbagai macam les mata pelajaran untuk persiapan tes masuk sekolah yang baru. Sebagian orangtua mendapatkan cara ini bekerja, tapi di sisi lain, banyak juga yang justru mendapati si kecil dilanda stres dan kelelahan. Tidak heran, kalau mereka mencari pelarian atas perlakuan orangtua ke arah lain, seperti tidur di kelas, cepat marah dan malas mengerjakan tugas. Padahal, sebagai orang tua kita tidak boleh egois. Kalau pun kita menginginkan buah hati tumbuh cerdas, hal-hal mendasar sebelum lari ke arah pelajaran harus diterapkan. Seperti hal berikut:

supaya anak pintar

Berlatihlah Membangun Komunikasi Dengan Anak

Membangun komunikasi dengan buah hati merupakan hal yang wajib bagi orangtua. Cobalah untuk menanyakan kesulitannya dan apa yang tidak ia sukai. Pada saat tertentu, anak Anda mendapatkan nilai terendah. Anda tidak boleh panik. Komunikasikan dengan si kecil mengapa terjadi, dan bila mungkin, apa yang membuat mereka malas belajar. Jangan sampai Anda mengeluarkan kata-kata kasar hingga memukul si kecil karena tidak menuruti perintah Anda. Mendidik supaya anak pintar dengan cara ini justru salah. Memukul dan memarahi anak hanya akan membuat dia mengalami trauma psikis dan ditakutkan akan dibawa sampai ia dewasa. Saat ini banyak kasus Anak cerdas saat sekolah, bahkan nilai tertinggi, tapi saat ia dewasa, anak tersebut justru berubah menjadi arogan.

supaya pintar

Berikan Cerita Inspiratif

Dalam mendidik anak, Anda bisa memberikan cerita inspiratif seperti dongeng, legenda fabel atau cerita tokoh Disney yang ia sukai. Lakukan hal ini ketika menjelang tidur maupun disela-sela waktu luang Anda bersama anak. Ceritakan tentang pengorbanan seseorang atau kisah pahlawan yang memunculkan keinginan anak untuk menjadi seperti mereka dan menjadi seseorang yang lebih baik.

Hindari Lingkungan Tak baik

50% terbentuknya karakter anak berasal dari lingkungan. Oleh karena itu, cara menjadi anak pintar jauhkan ia dari lingkungan sebisa mungkin. Bila hal ini dirasa sulit, senantiasa memberi tahu si kecil bahwa yang dilakukannya tidak baik dan merugikan orang lain. Memang tidak apa membatasi pertemanan anak, asalkan hal ini memberikan pengaruh buruk padanya. Jelaskan mengapa Anda melarangnya. Meskipun sulit, lama-lama si kecil nantinya akan paham maksud Anda.

Pantau Tontonan Anak

Ternyata tontonan sangat berpengaruh besar pada perkembangan psikologisnya. Inilah yang seharusnya menjadi kewaspadaan Anda setiap waktu. Bila perlu, filter televisi di rumah dengan membatasi siaran TV yang kurang bermanfaat. Anda bisa berlangganan TV yang khusus menyediakan acara Anak. Dampingi si kecil jika memang diperlukan. Tidak hanya itu, Anda juga harus memastikan memberikan jam nonton TV bagi si kecil agar ia tetap bisa melaksanakan tanggungjawabnya. Pilihlah tontonan yang bermanfaat supaya anak pintar.
Jangan Lupa BrainQu

Nutrisi tambahan berupa suplemen atau multivitamin yang mampu meningkatkan kecerdasan otak dan menjaga tubuh anak tetap fit sangatlah perlu. Penuhi gizi buah hati Anda dengan multivitamin yang dibuat dari bahan herbal alami seperti Ginko Biloba, madu murni dan juga tumbuhan teratai yang sangat baik untuk dikonsumsi oleh buah hati.

BrainQu adalah pilihan benar dan tepat dalam mencukupi kebutuhan nutrisi anak. Tidak hanya itu saja bagi Anda orang tua yang keletihan mengurus anak juga bisa konsumsi obat herbal alami BrainQu ini. Teteskan BrainQu secara rutin supaya anak pintar dan tumbuh optimal. Selain itu, BrainQu juga membatu si kecil agar leih berkonsentrasi saat belajar di rumah dan di sekolah.

Tags:
author

Author: