Ciri Ciri Anak Autis Pada Anak Perlu Diawasi

Awasi ciri ciri Anak Autis pada anak Anda! Anak adalah segalanya untuk orang tua, dimana anda para orang tua akan memberikan yang terbaik untuk buah hati. Tetapi sayangnya 1 dari 100 kelahiran di dunia ini akan ditemukan anak yang mengalami sindrom autis, apakah itu sindrom autism? Apakah ini berbahaya untuk kesehatan dan perkembangan anak? Autism merupakan gangguan secara mental yang akan mempengaruhi proses tumbuh kembang anak, dimana penderita autism sering kali melakukan hal yang tidak seharusnya pada usianya. Misalkan bergerak secara lincah secara berlebihan atau hiperaktif, selalu mengulang hal yang disukai dalam jumlah yang sangat sering. Beberapa ciri ciri berikut bisa menjadi gambaran baik bagaimana melihat daya kembang anak.

Ada 5 gejala dan ciri anak autisme yang anda harus waspadai

ciri ciri anak autis Apabila anda punya anak yang masih balita dan aktif bergerak ini bukan diartikan buah hati masuk dalam gejala autisme balita yang baru bisa berjalan sering kali aktif bergerak untuk mengfungsikan semua kinerja tubuhnya. Hal ini malahan sangat baik untuk pertumbungan kedepan.

Sulit berinteraksi secara normal dengan lingkungannya. Anak autism tidak akan suka berinteraksi dengan lingkungan sekitar yang tidak dikenalnya, ini akan terlihat jika anak balita tidak suka bermain dengan teman satu lingkungannya. Sering kali mereka akan menepi atau membuat anak lain menangis, ini bukan karena nakal melainkan mereka tidak tahu dan tidak bisa mengendalikan diri dengan baik.Umumnya dia sulit sekali fokus dan berbicara secara dua arah. Sering tidak merespon bila diajak berbicara merupakan salah satu gejalanya.

Perkembangan tubuh tidak seimbang. Jika anda melihat anak dengan autism, perkembangan tubuhnya sering kali tidak maksimal. Ini terjadi karena banyak perbedaan dengan perkembangan anak secara normal. Jika tidak dari segi ukuran pasti dalam lambatnya pertumbuhan, ini yang akan membuat anak autism semakin terbelakang dan kalah dari anak normal lainnya.

terapi anak autis

Anak melakukan tindakan yang disukai berulang-ulang. Ini menjadi hal paling mencolok dari gejalaautism. Penderita akan sering sekali melakukan satu kegiatan secara berulang-ulang, bahkan tidak akan pernah bosan untuk sesuatu yang ia sukai. Misalkan melempar, memutar hingga berlarian. Bahkan mereka tidak akan merasakan lelah sama sekali.

Tidak mau adanya kontak fisik dengan orang tak dikenal. Anak autis akan lebih sulit di dekati orang asing, sehingga tidak mudah untuk menjalin kontak fisik dengan mereka. Sering kali terjadi penolakan secara kasar maupun halus, mulai dari anak berlari, tidak mau mendekat hingga melemparkan barang apapun di sekitarnya.

Sulit berkomunikasi secara lisan. Menjelang usia 2 tahun, harusnya anak sudah bisa berbicara dengan lancar, tidak lagi cadel dan berbicara tidak jelas. Jika ini terjadi, kemungkinan anak mengalami sindrom autism, karena sering kali bahasa tubuh yang akan digunakan sebagai komunikasi dengan anak pengidap sindrom autisme.

Memang bukan sebuah berita baik jika menemukan gejala autism pada buah hati. Tetapi sebelum terlambat, anda harus melakukan tindakan penyembuhan. Salah satunya dengan pemberian BrainQu. Ini adalah suplemen yang banyak mengandung Gingobiloba, Madu murni dan beberapa kandungan yang akan bermanfaat merangsang pertumbuhan anak secara normal. Pemberian nutrisi tinggi seperti ini akan lebih baik pada anak anak yang berusia balita. BrainQu mampu memnjadikan si kecil lebih konsentrasi dan tidak ngompol lagi. Selain itu, bila buah hati juga sering batuk-batuk, suplemen ini membantunya meredakan gejalanya. Teteskan BrainQu secara rutin di samping menunjang kemampuan sosialnya dengan melakukan beberapa terapi anak autis. Ada banyak sekali jenis terapi yang bisa Anda pilih. Pastikan Anda juga berkonsultasi dengan dokter buah hati Anda.

Tags:
author

Author: